SAROLANGUN — Menyambut keberangkatan jemaah haji tahun 2027,Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sarolangun,bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun mempercepat pelaksanaan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi seluruh calon jemaah.
Langkah ini diambil untuk memastikan setiap calon jemaah dalam kondisi sehat prima, sekaligus memberi kesempatan bagi yang memerlukan perbaikan kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kegiatan sosialisasi kesehatan telah dilaksanakan pada pagi hari ini,Rabu 30 September 2026 .Selanjutnya, pada hari Senin mendatang akan dimulai pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau Medical Check-Up (MCU) tahap pertama bertempat di RSUD Sarolangun.
” Bagi calon jemaah yang dinyatakan sehat dan layak akan diperbolehkan melunasi biaya keberangkatan haji. Sementara bagi yang belum sepenuhnya layak, diberikan kesempatan untuk melakukan pemulihan kesehatan secara mandiri di tempat tinggal masing-masing, lalu mengikuti pemeriksaan ulang setelah kondisinya membaik” jelasnya .
Bagi jemaah dengan penyakit tertentu, seperti gangguan jantung, akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang memadai, antara lain Rumah Sakit di Bungo, Linggau, maupun Kota Jambi, guna mendapatkan penanganan yang tepat. Pemeriksaan dan perawatan ini dilakukan agar saat keberangkatan diperkirakan pada bulan April 2027 seluruh jemaah benar-benar sehat dan siap menjalankan ibadah.
“Upaya ini bertujuan utama untuk mengurangi angka kesakitan maupun kematian, baik selama perjalanan maupun saat berada di Arab Saudi. Pemerintah melalui Dinas Kesehatan menegaskan keseriusan penuh dalam menjaga kualitas kesehatan setiap calon jemaah”lanjutnya.
Menurutnya saat ini tercatat 160 orang calon jemaah. Angka pasti akan diketahui setelah proses pemeriksaan kesehatan selesai dilakukan.
“Saya berharap seluruh jemaah bersungguh-sungguh dan jujur dalam menjalani pemeriksaan kesehatan, tanpa melakukan manipulasi apa pun. Proses ini demi kebaikan dan keselamatan Bapak dan Ibu sekalian. Bagi yang dinyatakan perlu perbaikan kesehatan, gunakan waktu yang ada untuk menjaga diri, berobat, dan menjalani pola hidup sehat.”jelasnya .
Dinas Kesehatan kabupaten Sarolangun juga memberikan panduan lengkap mengenai pola makan sehat, kebiasaan hidup bersih, serta latihan fisik ringan yang rutin dilakukan . Seperti berjalan kaki dan gerakan tubuh lainnya agar jemaah terbiasa beraktivitas fisik menjelang pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
“Yang sudah sehat, pertahankan. Yang belum sehat, perbaiki pola makan dan gaya hidup. Mari kita persiapkan diri sebaik mungkin, agar nanti berangkat dengan sehat, pulang dengan selamat, dan haji yang diterima Allah SWT.”Pungkas Raja Kurnain Ahmad, M.Phil pada Sarolangun Post ( Chairul Botax)












