Example 468x60
BeritaDaerahPariwisata

Bupati Sarolangun Buka Lumbo Biduk Tahun 2025

2403
×

Bupati Sarolangun Buka Lumbo Biduk Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

 

SAROLANGUN – Dalam rangka memeriahkan puncak perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama masyarakat menggelar lomba pacu perahu tradisional yaitu Balumbo Biduk yang merupakan tradisi lokal sebagai penanda berakhir lebaran di daerah ini.
Kegiatan yang digelar selama dua hari itu digelar di Sungai Tembesi yang berada tepat didepan Rumah dinas Bupati Sarolangun yang dibuka langsung oleh Bupati Sarolangun, H. Hurmin pada Selasa (08/04/2025) pagi.
Dalam sambutannya, Bupati Sarolangun H. Hurmin menyebutkan, kegiatan Belumbo Biduk adalah warisan budaya lokal yang diwariskan oleh nenek moyang, sehingga penting untuk dilestarikan.
“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi bentuk silaturahmi dan pelestarian tradisi. Balumbo Biduk adalah kebudayaan khas Sarolangun yang harus kita jaga bersama,” ujarnya
Pada kesempatan itu, dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan Belumbo Biduk, sehingga dapat melahirkan bibit atlet dayung potensial dari Kabupaten Sarolangun.
“Saya minta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Kita jadikan lomba ini sebagai ajang olahraga yang sehat dan penuh kebersamaan,” ucapnya.
Ditambahkannya, sebagai bentuk pelestarian budaya lokal, Pemkab Sarolangun berencana akan membangun Tugu Patung Biduk pada tahun 2026 mendatang.
“Tugu ini akan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga tradisi leluhur kita,” tambahnya.
Sementara itu Gubernur Jambi, yang diwakili oleh Asisten I Setda Provinsi Jambi, Arief Munandar, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan budaya tersebut.
“Balumbo Biduk adalah tradisi yang bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menjaga kebersihan sungai sebagai sumber kehidupan,” katanya.
Arief juga menyebutkan bahwa lomba ini dapat menjadi media untuk mencetak atlet dayung berprestasi dari Sarolangun yang bisa bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Mari kita lestarikan budaya, jaga lingkungan, dan bangun generasi muda yang sehat dan unggul,” tutupnya (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *