SAROLANGUN POST – Menurut keterangan Kapolsek Batang Asai IPTU Sarman Kenedy SH pada Sarolangun Post ,Senin 27 April 2026.Musibah banjir di wilayah Kecamatan Batang Asai terjadi pada hari Sabtu tgl 25 April 2026 sekira pukul 17.15 WIB ,curah hujan yang lebat sampai jam 21.15 WIB .
Dari daerah hulu Desa Bukit Berantai aliran sungai arusnya cukup deras bergerak cepat kewilayah hilir .Meliputi Desa Simpang Narso ,Batu Pengambang ,Peniban Baru ,Rantau Panjang Pekan Gedang hingga sejumlah desa lainnya .

Akibatnya terjadilah banjir di Desa Bukit Berantai, arus deras bergerak cepat ke wilayah hilir, meliputi Simpang Narso, Batu Pengambang, Peniban Baru, Rantau panjang Pekan gedang Gedang, hingga sejumlah desa lainnya di Kecamatan Batang Asai. 
“Ketinggian air diperkirakan mencapai 3 hingga 4 meter dan naik dalam waktu singkat, sehingga warga tidak sempat menyelamatkan banyak barang berharga,Akibat kejadian tersebut, jembatan satu satunya penghubung di Desa Bukit Berantai dan Simpang Narso dilaporkan putus” terangnya.
Selain itu, dua unit rumah hanyut terbawak arus air Batang Asai dan tiga rumah di Desa Pekan Gedang juga mengalami kerusakan akibat terjangan arus banjir.
Banjir di Batang Asai sifatnya air hanya melintas tidak tergenang sehingga di perkirakan pukul 04.15 WIB, air kembali surut dan normal seperti biasa.
Pasca banjir pihaknya dari Polsek Batang Asai telah melaksanakan bakti sosial dengan bergotong royong.Melakukan pembersihan lumpur dan matrial kayu yang terbawak arus di rumah Bidan Desa, TK/PAUD serta Kantor Desa Raden Anom.
” Sedangkan untuk giat masyarakat mereka membersihkan rumah masing masing, selama berlangsungnya kegiatan ini situasi aman dan kondusif.Alhamdulillah saat ini kondisi air Batang Asai sudah normal kembali” tandasnya ( Chairul Botax)












