Example 468x60
BeritaDaerah

Jenazah Warga Desa Batu Empang Terpaksa Ditandu

1617
×

Jenazah Warga Desa Batu Empang Terpaksa Ditandu

Sebarkan artikel ini

SAROLANGUN – Sulitnya akses jalan menuju Desa Batu Empang Kec Batang Asai, terutama kendaraan roda empat, menjadi kendala bagi masyarakat Desa setempat, khususnya Dusun Sekeladi membawa warga yang sakit maupun meninggal dunia mengunakan mobil Ambulance.

Seperti yang terjadi pada Rabu (07/08/2024) kemarin, warga Dusun Sekeladi terpaksa menggotong jenazah pihak keluarganya yang meninggal dunia bernama Adri (54) dengan cara ditandu dari Dusun Tangkui yang jarak 5 KM dari Dusun Sekeladi.

Salah seorang keluarga almarhum, Harbendi saat dihubungi Sarolangun Post, membenarkan jika pihak keluarga terpaksa menandu jenazah almarhum karena jalan menuju Dusun Sekeladi tak bisa dilintasi kendaraan roda empat.

“Iya benar, jenazah almarhum terpaksa dibawa oleh keluarga dengan cara ditandu, karena jalan menuju Dusun Sekeladi tidak bisa akses oleh kendaraan roda empat” Terangnya pada Kamis (08/08/2024)

Harbendi juga menuturkan, jika keluarganya tersebut, meninggal dunia di Sarolangun, sehingga mau tak mau dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan

“Mobil ambulance yang mengantar cuma sampai di Desa Tambak Ratu, kemudian disambung pakai ketek menuju Dusun Tangkui, selanjutnya baru ditandu menuju Dusun Sekeladi dengan waktu tempuh, 1 jam jalan kaki.” Kata Harbendi.

Dia pun berharap ada perhatian serius dari Pemkab Sarolangun untuk memperbaiki akses jalan menuju Desa Batu Empang yang rusak akibat longsor, sehingga mobil ambulance bisa sampai ke Sekeladi. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *