SAROLANGUN POST— Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Drs H.Cek Endra mengajak masyarakat Kecamatan Singkut untuk lebih peduli terhadap perubahan iklim dan menjaga kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkungan rumah masing-masing. Pesan ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) yang berlangsung di wilayah Desa Argo Sari Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.
Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan bahwa dampak perubahan iklim sudah semakin terasa nyata, salah satunya melalui perubahan pola cuaca yang semakin tidak menentu.
“Dulu di bulan Oktober sudah masuk musim hujan, namun saat ini hujan belum turun. Itu adalah dampak perubahan iklim yang sedang kita rasakan. Oleh karena itu, mari kita mulai menjaga bumi kita, dimulai dari diri sendiri, dari rumah tangga, didukung oleh generasi muda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Semoga lingkungan kita tetap lestari untuk kebutuhan kita dan anak cucu di masa mendatang,” ucapnya .
Selain ajakan menjaga lingkungan, juga disampaikan sejumlah program yang terus diperjuangkan untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Singkut dan sekitarnya diantaranya pemasangan sambungan listrik gratis.
Masyarakat yang ingin mendapatkan sambungan listrik baru dapat mendaftarkan diri melalui Kantor Desa maupun Kantor Camat, dengan berkas yang diserahkan kepada Mudasir.
” Biaya pemasangan gratis, masyarakat hanya membayar biaya pemakaian listrik sesuai pemakaian”ucapnya.
Tahun lalu telah terpasang lebih dari 400 sambungan listrik, dan tahun ini ditargetkan dapat terealisasi lebih dari 600 sambungan baru. Berkat koordinasi yang baik dengan pihak PLN, proses pemasangan tiang dan jaringan kini berjalan lebih cepat, termasuk di area lingkungan IAIN .Di Kabupaten Sarolangun sudah tujuh titik dusun yang kini sudah mulai teraliri listrik.
“Mohon bersabar jika belum langsung selesai, karena pengerjaan dilakukan secara bertahap. Insyaallah seluruh proses dapat diselesaikan pada tahun ini,” ujarnya.
Kemudian dibeberkannya kembali Program Lingkungan Hidup tahun 2026–2027.Ada beberapa bentuk dukungan yang telah dan akan terus disalurkan antara lain motor pengangkut sampah telah disalurkan.Pompa air untuk lahan pertanian direncanakan disalurkan pada tahun 2027.Rice cooker listrik untuk ibu rumah tangga, guna mengurangi ketergantungan pada gas LPG impor.
“Penggunaan gas LPG sebagian besar masih bergantung pada impor. Jika kita mulai beralih ke penggunaan listrik untuk kebutuhan rumah tangga, selain lebih hemat juga turut mendukung kemandirian energi negara. Langkah kecil yang kita lakukan di rumah ternyata memiliki dampak yang besar bagi bumi kita,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, beliau berharap seluruh program dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan dan fasilitas yang telah diberikan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Semoga semua yang telah disalurkan dapat bermanfaat. Mari kita jaga bersama,” pungkasnya ( Chairul Botax)












