Example 468x60
BeritaDaerahDesa Membangun

Haji Hurmin, Bupati Sarolangun Pertama Sampai ke Dusun Manggis

703
×

Haji Hurmin, Bupati Sarolangun Pertama Sampai ke Dusun Manggis

Sebarkan artikel ini

SAROLANGUN – Dusun Manggis, Desa Napal Melintang, Kecamatan Limun, merupakan salah satu daerah terpencil yang hingga kini belum memiliki akses jalan darat yang memadai. untuk mencapai dusun ini, biasanya warga berjalan kaki dari Desa induk Napal Melintang dengan waktu 5 hingga 8 jam.

Jika menggunakan kendaraan roda dua, atau roda empat, medan yang harus dilalui sangat ekstrem, berupa jalur tanah berlumpur di tengah kawasan hutan yang berbukit terjal.

Sejak puluhan tahun, untuk memenuhi kebutuhan Sembako, masyarakat yang bermukim di Dusun Manggis menggunakan perahu kretek melalui Sungai Batang Asai yang transit di Dusun Berau Desa Kampung Tujuh Kecamatan CNG dengan jarak tempuh 8 sampai 9 jam perjalanan.

Setelah 27 tahun pasca pemekaran dari Kabupaten Sarko. H.Hurmin adalah Bupati Sarolangun pertama yang berkunjung ke Dusun Manggis, perjalanan itu ia lakukan setelah melaksanakan Jumat keliling (Jumling) di Dusun Sungai Berduri, Desa Meribung Kec Limun pada Jumat (28/08/2026) malam.

Dengan menggunakan mobil off-road, Bupati Sarolangun H.Hurmin bersama rombongan yaitu Kadis PUPR Sarolangun Arif Hamdani, Kepala DPMPTSP Sarolangun Sahrudin, dan rombongan, Kepala Desa Napal Melintang M.Lutri menuju Dusun Manggis.

Setibanya di Dusun Manggis, kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Sarolangun ini telah ditunggu masyarakat. di Dusun ini, Bupati H.Hurmin menemui nenek Siti Safwin yang berusia 105 tahun. lalu berdialog dengan masyarakat, dan menyerahkan bantuan pembangunan mesjid Nurul Huda sebesar Rp 20 Juta, santunan bagi anak yatim dan pembagian Sembako kepada masyarakat berupa beras 5 kg, minyak goreng 5 liter dan mie instan

Dilanjutkan meninjau kondisi pembangunan mesjid Nurul Huda, kemudian pelayanan dasar lainnya seperti pendidikan dan kesehatan dengan mengecek kondisi Sekolah Dasar di Dusun Manggis.

”Alhamdulillah, kita bisa bertatap muka dengan masyarakat di dusun manggis. ini kunker perdana kita, sambil menyerahkan bantuan pembangunan mesjid, santunan dan pemberian sembako, disana kita juga memantau pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, sekolah, dan juga kondisi masyarakat serta kebutuhan masyarakat. Yang jelas, aspirasi yang kita dapatkan akan kita upayakan kedepan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” kata Bupati H.Hurmin.

Sementara itu, Kades Napal Melintang, M Lutri, mengucapkan ribuan terima kasih atas kedatangan Bupati Sarolangun H.Hurmin beserta rombongan ke dusun Manggis

”Kami atas nama Pemdes Napal Melintang mengucapkan terima kasih kepada bapak Bupati Sarolangun yang telah sampai ke Dusun Manggis, Pak H.Hurmin adalah Bupati Sarolangun pertama yang sampai ke Dusun Manggis.” ujar M.Luti. (Ang)

Karakteristik Medan Jalan menuju Dusun Manggis.

Jalan Tanah dan Lumpur: Jalur darat didominasi oleh tanah perbukitan dan kubangan lumpur yang sangat sulit dilewati, terutama saat hujan.

Waktu Tempuh Lama: Perjalanan dari desa induk Napal Melintang menuju Dusun Manggis memerlukan waktu sekitar 5 hingga 8 jam dengan berjalan kaki melewati hutan.

Akses Penyeberangan: Selain jalan setapak di dalam hutan, akses menuju dusun ini terkadang harus melintasi jalur sungai menggunakan perahu atau getek.

Keterisoliran: Belum ada akses transportasi darat yang memadai untuk dilalui mobil atau motor secara normal, sehingga distribusi logistik sering kali harus dipikul. ( Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *