SAROLANGUN – Nasabah Bank Jambi kini dapat bernapas lega. Dana nasabah yang sempat dinyatakan hilang akibat gangguan sistem beberapa waktu lalu, mulai Jumat, (27/02/2026) telah kembali masuk ke rekening masing-masing secara utuh, termasuk biaya transaksi.
Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah nasabah yang sebelumnya terdampak gangguan sistem. Salah satunya Andra, nasabah KCP Bank Jambi Mandiangin. Ia mengaku mengetahui dana miliknya telah kembali setelah mendapat informasi dari salah satu pegawai Bank Jambi KCP Mandiangin.
“Alhamdulillah, setelah saya cek langsung, uang saya yang sempat hilang sebesar Rp20 juta sudah kembali ke rekening secara utuh,” ujar sekretaris PWI Sarolangun itu.
Andra juga mengapresiasi kinerja pihak bank. Menurutnya, setelah melaporkan kejadian tersebut, pihak Bank Jambi sempat menyampaikan bahwa proses pengembalian dana akan memakan waktu hingga 10 hari kerja.
“Namun ternyata lebih cepat, hanya sekitar lima hari kerja. Ini patut diapresiasi,” katanya.
Informasi serupa juga disampaikan melalui grup kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Dalam grup tersebut, Muhammad Idrus, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan langsung dari Kepala Cabang Bank Jambi Sarolangun, dana nasabah yang sempat hilang akibat serangan siber telah diganti dan ditransfer ke rekening masing-masing.
“Untuk sementara, pengecekan belum bisa dilakukan melalui mobile banking atau ATM karena masih dinonaktifkan. Nasabah dapat melakukan pengecekan langsung melalui teller,” tulisnya.
Sementara itu, Arief Saputra, warga Bernai Dalam, Kecamatan Sarolangun, juga membenarkan bahwa dana miliknya telah kembali.
“Uang saya sebesar Rp24,5 juta sudah kembali masuk ke rekening pada pagi hari tanggal 27 Februari 2026,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan Bank Jambi Cabang Sarolangun M Ridwan, SE mengatakan memang saat ini persoalan gangguan layanan perbankan telah dilakukan pemulihan secara bertahap.
Ia membenarkan bahwa saldo rekening para nasabah yang hilang akibat gangguan itu telah dikembalikan secara utuh, yang tentunya lima hari setelah kejadian hilangnya saldo rekening para nasabah.
”Kami akan terus pemulihan sistem dan layanan pada kanal ATM dan Mobile Bangking akan segera beroperasi sebagaimana mestinya. Kami menghimbau nasabah dan masyarakat untuk tetap tenang dan selalu menjaga kerahasiaan data pribadi termasuk Username, kata sandi, PIN, Kode OTP dan mengganti kata sandi secara berkala,” katanya. (Ang)












