Example 468x60
BeritaDaerah

Kondisi Pasar Tradisional Limbur Tembesi Memprihatinkan

2138
×

Kondisi Pasar Tradisional Limbur Tembesi Memprihatinkan

Sebarkan artikel ini

SAROLANGUN – Kondisi pasar tradisional yang ada di Kecamatan Limbur Tembesi Kecamatan Bathin VIII, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Dari pantauan dilapangan, puluhan pedagang di pasar ini terpaksa berjualan di Los-los yang kondisinya bocor dan kumuh.

Bahkan fasum ditempat ini seperti drainase dan tempat sampah sudah rusak parah, dimana ketika hujan air dari drainase mengalir dijalan.

Saat dikonfirmasi salah seorang pedangan mengaku, dirinya sudah lama berjualan di pasar limbur. “Iya bang, saya sudah lama jualan di sini, kondisinya sangat memprihatinkan, kami berharap ado perhatian dari Pemerintah. “Harapnya pada Rabu (26/03/2025).

Menyikapi kondisi tersebut, Tokoh Masyarakat setempat. yang juga mantan anggota DPRD Sarolangun, Supratman. merasa prihatin dengan kondisi pasar limbur tembesi yang berada persis disamping rumahnya.

Menurut pria yang akrab disapa bang Prat itu, kondisi Pasar Limbur sudah sejak lama terlihat kumuh dan usang, bahkan fasilitas umum di sekitar pasar juga sudah tidak layak pakai karena bangunannya sudah banyak yang rusak.

“Beberapa lapak dalam bangunan los pasar terbengkalai yang tidak kunjung direvitalisasi juga menambah kesan kumuh dan jorok, terlihat jelas bangunannya seperti los pasar tersebut lapuk, bocor, sampah berserakan.” terangnya.

Menurut bang Prat Kondisi tersebut dapat mempengaruhi perputaran ekonomi di pasar limbur, belum lagi retribusi pasar diduga tidak jelas.

“Sampah seharusnya dibuang di tempat pembuangan TPA, Kadang berserakan di pasar, dan terlihat juga masih banyak sampah di buang sembarangan tempat,”sebutnya

Dia pun berharap Pemerintah Desa/Kelurahan maupun Pemerintah Daerah tegas dalam pengelolaan pasar Limbur.

“Saya berharap Pemkab melakukan pembenahan pasar kelurahan limbur tembesi, Karna ini adalah satu-satunya pasar tradisional yang ada didaerah kami. ” harap bang Prat. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *