Kades Pelawan Jaya Hadiri Tanam Perdana Cabai Kelompok Tani BUMDes Jaya Bersama Program Ketahanan Pangan Tahun 2026
Sebarkan artikel ini
SAROLANGUN POST – Kepala Desa Pelawan Jaya, Firnando Wahyudi, menghadiri kegiatan tanam perdana cabai yang digelar oleh Kelompok Tani bersama BUMDes Jaya Bersama, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun,Rabu 26 Agustus 2026 .
Dalam sambutannya, Kades Firnando menyatakan komitmen Pemerintah Desa untuk mengatasi kebutuhan air para petani dan berterima kasih atas dukungan penuh dari BPD selama program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Untuk menjamin ketersediaan air, pihaknya telah melengkapi sarana irigasi dengan menambah pembangunan sumur bor. Terdapat 1 unit dari periode sebelumnya, ditambah 1 unit pada tahun lalu, dan 1 unit lagi tahun ini, sehingga total ada 3 unit sumur bor yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air pertanian jangka panjang.
“Harapan kami, ketiga unit sumur bor ini dapat menampung dan mencukupi kebutuhan air petani, baik untuk tanam cabai maupun sayuran lainnya di masa depan,” ujarnya.
Kepada para petani, Kades menitipkan semangat keseriusan dan ketekunan agar budidaya cabai ini berjalan lancar dan sukses.Sehingga mampu meningkatkan perekonomian keluarga tani di Desa Pelawan Jaya.
Ketua BPD Desa Pelawan Jaya,Aldi Jedi menegaskan dukungan penuh lembaganya terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan yang digerakkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Program ini, menurutnya, bukan kegiatan insidental semata, melainkan sudah tercantum secara jelas dalam Rencana Kerja Pemerintahan Desa dan terencana dengan baik.
Selaku lembaga pengawas, BPD berharap agar program ini berjalan utuh dari awal hingga selesai sepenuhnya. Tujuannya agar Kelompok Tani penerima manfaat mendapatkan hasil yang berkesinambungan.
“Jangan sampai hanya berhenti di tahun ini saja. Kalau bisa, setelah panen langsung tanam lagi, terus berlanjut sesuai kehendak dan kemampuan kita memajukan pertanian desa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa atas undangan yang diberikan, sehingga dapat memantau langsung bahwa bantuan dan kegiatan ketahanan pangan tersebut disalurkan dan dikelola dengan baik oleh BUMDes.
Masih ditempat yang sama ,Suryaman Penyuluh Pertanian Desa Pelawan Jaya menyampaikan dukungan penuhnya terhadap kemajuan sektor pertanian di wilayah tersebut. Menurutnya, cita-cita mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan harus dibangun mulai dari tingkatan paling dasar, yaitu di tingkat desa.
Dalam laporannya, penyuluh menguraikan berbagai upaya dukungan teknis dan administrasi yang telah dilakukan melalui pengajuan bantuan lewat portal resmi Kementerian Pertanian.
Salah satunya adalah alokasi bibit jagung untuk lahan seluas dua hektar. Hingga kini, penyerapannya baru terpakai untuk satu hektar, sehingga sisa bibit untuk satu hektar lainnya masih tersedia dan tersimpan dengan baik.
Selain itu, untuk memperlancar pengolahan lahan dan pengairan bagi Kelompok Tani, juga telah diusulkan pengadaan berupa satu unit bajak rotari dan satu unit mesin diesel guna menunjang irigasi.
Tak hanya berhenti di situ, penyuluh juga baru saja mengajukan usulan ke Pemerintah Provinsi Jambi mengenai pembentukan agen pengendali hayati.
‘Diharapkan ke depannya, program pengendalian hama secara terpadu ini dapat berjalan dan difokuskan pelaksanaannya di Desa Pelawan Jaya “tegasnya .
Di akhir sambutannya, penyuluh berkomitmen penuh bahwa ke depan ia akan terus mendampingi para petani secara teknis menyeluruh.Mulai dari tahap penanaman, pemeliharaan, penanganan hama dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).Hingga tiba saatnya panen ,agar hasil yang diperoleh nantinya maksimal dan menguntungkan petani.
Kemudian disela kegiatan penanaman , Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Bersama Desa Pelawan Jaya , M.Arip, S.Pd.I menyatakan sikap optimis yang tinggi terhadap keberhasilan program penanaman cabai yang sedang digelar di Desa Pelawan Jaya.
” Dukungan sarana, kesiapan kelompok tani, serta adanya komitmen bersama pemerintah desa dan para pemangku kepentingan menjadi modal kuat agar tanaman dapat tumbuh subur, terawat, dan memberikan hasil yang memuaskan” tutupnya ( Chairul Botax)