Wakil Bupati Gerry Trisatwika Tekankan Pentingnya Relawan Pemadam Kebakaran, Bentuk Kekuatan Bersama Jaga Sarolangun
Sebarkan artikel ini
SAROLANGUN — Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, S.E., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bahaya kebakaran.
Hal ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Pembentukan dan Pelatihan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kabupaten Sarolangun, yang dihadiri para tamu undangan, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta yang hadir dalam keadaan sehat dan penuh semangat pengabdian.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian bersama untuk menjaga keselamatan jiwa, harta benda, dan lingkungan di seluruh wilayah Sarolangun.
“Kabupaten Sarolangun memiliki wilayah yang luas dengan keragaman sosial dan geografis yang khas. Kondisi ini menuntut peningkatan kemampuan pelayanan publik, khususnya di bidang pencegahan dan penanggulangan kebakaran” terangnya .
Komitmen Pemerintah Kabupaten tidak hanya berfokus pada penambahan peralatan, melainkan juga penguatan sumber daya manusia, kesiapan informasi, sistem komunikasi, serta pemetaan wilayah rawan dan koordinasi lintas sektor yang semakin kokoh.
“Relawan pemadam kebakaran bukan sekadar tenaga tambahan, melainkan garda terdepan yang berada di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan menjadi mitra sejajar pemerintah desa dan kelurahan dalam pencegahan, edukasi keselamatan, serta penanganan dini apabila bencana terjadi. Dengan demikian, potensi bahaya dapat diredam sejak awal sebelum meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” tegas Gerry Trisatwika ,Selasa 29 September 2026.
Beliau mengingatkan bahwa menjadi relawan adalah panggilan hati, bukan sekadar kewajiban. Tidak imbalan materi yang dikejar, melainkan ketulusan menjaga sesama dan lingkungan tempat kita tinggal.
“Inilah kepedulian sosial yang paling bernilai menjadikan diri kita bagian dari solusi bagi keselamatan Kabupaten Sarolangun,” ujarnya.
Kepada seluruh relawan yang telah dibentuk dan dilatih, diharapkan senantiasa menjaga semangat pengabdian, integritas, kedisiplinan, dan kekompakan. Jangan biarkan kegiatan ini berhenti di sini, jadilah kekuatan nyata yang siap turun ke lapangan kapan pun dibutuhkan.
Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanggulangan. Seluruh warga diajak untuk lebih peka terhadap tanda-tanda bahaya, memahami prosedur keselamatan, dan tidak ragu melapor jika melihat hal yang mencurigakan.
“Bangunlah kecepatan tanggap yang tinggi. Jangan menunggu kerugian membesar sebelum bertindak. Cegah sejak dini, padam sejak awal. Sinergi antar-pemerintahan dan masyarakat di setiap titik rawan harus terus diperkuat. Setiap potensi bahaya harus ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” pesan Wakil Bupati menutup arahannya.
Semoga langkah baik ini senantiasa diberkahi Allah SWT, menjadikan Kabupaten Sarolangun aman, damai, dan sejahtera bagi kita semua, tutupnya ( Chairul Botax)