BerandaUncategorized10 Orang Berhelm Pakai Masker Serbu Rumah Warga Pasar Singkut, Todong Istri Korban Pakai Pistol, Emas 11 Suku dan Uang Tunai Rp30 Juta Raib
10 Orang Berhelm Pakai Masker Serbu Rumah Warga Pasar Singkut, Todong Istri Korban Pakai Pistol, Emas 11 Suku dan Uang Tunai Rp30 Juta Raib
Sebarkan artikel ini
SAROLANGUN – Warga lingkungan RT 7/A, Dusun 06 Sido Rejo,Gunung Kidul, Desa Pasar Singkut, Kecamatan Singkut ,Kabupaten Sarolangun, digegerkan dengan peristiwa perampokan yang dilakukan secara berani dan sangat meresahkan.
Sekelompok orang berjumlah sekitar sepuluh orang menyerbu masuk ke dalam kediaman warga bernama Yohanes pada sore hari, dengan persiapan yang tampaknya telah disusun secara matang.
Kejadian mengerikan itu berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB,Sabtu 22 Agustus 2026 ,saat suasana mulai beranjak gelap. Kesepuluh pelaku tersebut tampak sengaja menyamarkan identitas diri dengan mengenakan helm tertutup rapat dan masker penutup wajah, sehingga ciri-ciri fisik mereka sulit dikenali.
Mereka bertindak serentak, cepat, dan tampak terorganisir seolah telah mengawasi kondisi rumah korban jauh sebelumnya.
Saat menguasai rumah, para pelaku melakukan tindakan yang sangat mengintimidasi keluarga korban. Istri korban, Neti Pebriani, dilaporkan mengalami ketakutan luar biasa karena secara langsung dihadapkan dan ditodong menggunakan senjata api jenis pistol oleh salah satu pelaku.
Dengan ancaman senjata tersebut, pelaku memaksa Neti Pebriani untuk tetap diam dan tidak berani berteriak atau meminta pertolongan, sementara teman-temannya menggeledah seluruh ruangan di dalam rumah secara kasar.
Dengan bebasnya menguasai suasana di kediaman korban, para pelaku berhasil mengamankan dan melarikan diri membawa seluruh barang berharga yang ditemukan.
Berdasarkan keterangan korban perampokan ,Yohanes pada awak media , Minggu 23 Agustus 2026.
Kerugian materiil yang dideritanya sangat besar dan bernilai tinggi, yaitu berupa perhiasan emas sebanyak 11 suku serta uang tunai sebesar 30 juta rupiah.
” Saya berharap semoga para pelaku yang merampok rumah saya ,segera dapat ditangkap pihak kepolisian” terangnya .
Dijelaskannya kembali jumlah perampok sebanyak sepuluh orang memakai masker dan helem sehingga sulit dikenali ,namun tas pelaku ada tertinggal dirumah dan sekarang sudah dibawa pihak kepolisian sebagai barang bukti .
Dalam keterangannya ia juga sempat melakukan perlawanan dalam posisi tangan terikat .Melihat itu salah pelaku langsung menghantamkan gagang pistol kearah bagian kepala dirinya .
” Tak sampai disitu pelaku juga menghantam arah wajah dengan tangannya , sehingga bagian depan gigi saya ada yang patah ” pungkasnya ( Chairul Botax)