Example 468x60
BeritaHukum & Kriminal

Kakek Aidir Minta Kematian Cucunya Diusut Tuntas  

149
×

Kakek Aidir Minta Kematian Cucunya Diusut Tuntas  

Sebarkan artikel ini

SAROLANGUN – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar almarhum Dimas alias Untung (20) warga Desa Taman Dewa Kecamatan Mandiangin, yang ditemukan meninggal dunia dipondok Dompeng di Lokasi Dompeng Bukit Kenantan Desa Pulau Salak Baru Kecamatan Batang Asai pada Minggu (02/08/2026) dini hari.

Dengan mata berkaca-kaca, kakek kandung korban bercerita, bahwa pihak keluarga belum bisa menerima begitu saja bahwa cucunya yang dikenal penurut itu, nekat bunuh diri. namun demikian menurutnya pihak keluarga besar di Mandiangin masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

“Kami masih menunggu hasil resmi. jangan dulu menyimpulkan apa penyebabnya sebelum semuanya benar-benar jelas, pihak keluarga akan membuat laporan ke polisi karena kami menilai kematian cucu kami agak janggal, bunuh diri denngan mengorok leher kiri kanan,” ujar kakek Aidir pada Rabu (05/08/2016) sore.

Pihak Keluarga juga meluruskan kabar yang menyebutkan bahwa korban datang ke lokasi membawa seorang perempuan. dikatakanya bahwa wanita yang dimaksud adalah kakak sepupu korban yang memang sudah bekerja sebagai juru masak di lokasi kejadian.

“Itu bukan seperti yang ramai dibicarakan. yang ada di sana adalah kakak sepupunya sendiri yang memang bekerja di tempat itu, Dimas kesana diajak untuk bantu-bantu kakaknya jadi tukang masak disana,” terangnya.

Kakek Aidir mengenang masa kecil Dimas yang mereka asuh sejak kecil, Dirinya juga membantah jika cucu kesayangannya itu disebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan

“Sejak ibunya meninggal, Ayahnya menikah lagi. Dimas ikut kami dari kecil hingga tamat SMK, tidak ada ganguan jiwa, Dimas anak yang sangat baik dan penurut, kalau diganggu orang tidak balas.” kenang Kakek Aidir.

“Saya minta polisi usut sampai tuntas dan lakukan autopsi.” ucap kakek Aidir dengan nada sedih.

Diterangkan Kapolsek Batang Asai, IPTU Sarman Kenedi, SH, pada rilis sebelumnya. bahwa korban tiba di lokasi bersama sepupunya pada Sabtu (01/08/2026) sekitar pukul 18.00 WIB untuk bekerja di lokasi Dompeng di Desa Sungai Salak Baru Kec Batang Asai.

Berdasarkan keterangan saksi, sekira pukul 01.00 WIB korban sempat meminta ditemani untuk buang air kecil, namun sekitar pukul 03.00 WIB, saat saksi terbangun dan hendak ke kamar kecil, korban ditemukan sudah tergeletak bersimbah darah dengan luka pada bagian leher. Ditangan kanan korban ditemukan sebuah pisau cutter.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Batang Asai guna dilakukan Visum Et Repertum. Selanjutnya korban dirujuk ke RSUD Sarolangun sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka di Desa Taman Dewa.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian.

“Dugaan sementara mengarah pada bunuh diri, namun penyelidikan tetap kami lakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujar Sarman. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *