Example 468x60
BeritaHukum & Kriminal

Diduga Bunuh Diri, Warga Taman Dewa Ditemukan Meninggal Dunia Diareal Dompeng

34
×

Diduga Bunuh Diri, Warga Taman Dewa Ditemukan Meninggal Dunia Diareal Dompeng

Sebarkan artikel ini

SAROLANGUN – Seorang pria bernama Dimas alias Untung (20) warga Desa Taman Dewa, Kecamatan Mandiangin, ditemukan meninggal dunia di sebuah pondok tempat ia bekerja di lokasi PETI Bukit Kenantan Desa Pulau Salak Baru, Kecamatan Batang Asai, pada Minggu (02/08/2026) dini hari.

Kapolsek Batang Asai, IPTU Sarman Kenedi, SH, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa korban sebelumnya tiba di lokasi bersama sepupunya pada Sabtu (01/08/2026) sekitar pukul 18.00 WIB untuk bekerja di lokasi Dompeng (Penambangan Emas Tanpa Izin)

Menurutnya, hasil penyelidikan awal dan keterangan para saksi, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam pondok tempat mereka beristirahat. dilokasi turut ditemukan sejumlah barang yang saat ini telah diamankan sebagai barang bukti.

“Dugaan sementara mengarah pada bunuh diri, namun penyelidikan tetap kami lakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujar Kapolsek.

Dijelaskannya, Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 01.00 WIB korban sempat meminta ditemani untuk buang air kecil. Namun sekitar pukul 03.00 WIB, saat saksi terbangun dan hendak ke kamar kecil, korban ditemukan sudah tergeletak bersimbah darah dengan luka pada bagian leher. Di tangan kanan korban ditemukan sebuah pisau cutter, sementara di lokasi juga ditemukan jerigen minyak goreng ukuran 5 kilogram yang isinya diduga telah berkurang sekitar setengah.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera menghubungi rekannya untuk membantu mengevakuasi korban. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Batang Asai guna dilakukan Visum Et Repertum. Selanjutnya korban dirujuk ke RSUD Sarolangun sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka di Desa Taman Dewa.

Sarman menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta kerap melamun. pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian,” ucap Sarman.

Hingga berita ini diterbitkan, personel Polsek Batang Asai masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta melengkapi administrasi penyelidikan guna memastikan seluruh fakta dalam peristiwa tersebut. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Lurah Sei Benteng Hadiri Rapat Koordinasi Turnamen Sepak…