Example 468x60
BeritaDaerahDesa MembangunEkonomi & BisnisHukum & KriminalKesehatanPariwisataPendidikanPolitik

Serikat Pekerja Mandiri Gelar Aksi Damai di Kantor Bupati Sarolangun

1008
×

Serikat Pekerja Mandiri Gelar Aksi Damai di Kantor Bupati Sarolangun

Sebarkan artikel ini

 

SAROLANGUN – Ratusan buruh harian lepas dan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Mandiri (SPM) yang bekerja di Pabrik Mini Berondolan PT Samudra Mahkota Mas pada Selasa (26/05/2026) pagi, mendatangi Kantor Bupati Sarolangun.

Mereka datang menumpangi puluhan kendaraan truck dan pick up yang membawa serta keluarga untuk mengadukan nasib ke Bupati Sarolangun atas penutupan sementara pabrik mini berondolan tempat mereka bekerja.

Pantauan dilapangan, aksi yang mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian Polres Sarolangun ini, berjalan damai dan kondusif. sebelum diterima oleh Sekda Sarolangun. ratusan buruh sempat menggelar orasi dilanjutkan Istiqomah dan sholawat.

Setelah melakukan orasi dan bersholawat dipintu gerbang Kantor Bupati Sarolangun, perwakilan para buruh kemudian diterima oleh Sekda Kabupaten Sarolangun, Muhammad Arief, ia mengatakan Pemkab Sarolangun akan menampung seluruh aspirasi masyarakat dan berupaya mencari solusi terbaik melalui koordinasi bersama pihak terkait.

Sekda Sarolangun itu juga meminta seluruh pihak, termasuk pekerja, keluarga pekerja, aparat desa, hingga masyarakat, untuk terus menjaga komunikasi dan saling memberikan pemahaman agar tidak terjadi konflik maupun kesalahpahaman.

“Kalau komunikasi dilakukan dengan baik, terutama melalui keluarga, aparat desa, dan para pekerja sendiri, tentu akan lebih mudah menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” ujarnya.

Terkait perizinan perusahaan, Sekda memastikan secara umum proses perizinan telah berjalan dan dinyatakan clear. Namun demikian, masih ada beberapa aspek teknis yang perlu diperbaiki sesuai masukan dari Dinas Lingkungan Hidup (LH).

“Perizinan sebenarnya sudah clear, hanya dalam pelaksanaannya ada beberapa hal teknis yang perlu diperbaiki. Karena itu pihak perusahaan juga sudah dipanggil dan diminta melakukan pembenahan,” jelasnya.

Ia menambahkan Pemerintah berharap persoalan yang sempat muncul dapat segera diselesaikan sehingga aktivitas perusahaan kembali berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Mandiri (SPM) Kahfi Bahar. saat dibincangi mengatakan, kedatangan mereka ke Kantor Bupati Sarolangun untuk minta keadilan dan kebijaksanaan Bupati Sarolangun agar oprasional pabrik mini berondolan PT SMM tidak ditutup permanen karena sangat berdampak dengan nasib ratusan buruh harian dan karyawan pabrik.

“Kedatangan kami ke Kantor Bupati Sarolangun hari ini, minta dengan hormat kepada Pemkab Sarolangun. agar dapat memberikan keadilan dan kebijaksanaan agar oprasional PT SMM tidak ditutup permanen. karena berdampak dengan ratusan buruh yang mencari nafkah disana,” ujar Kahfi.

Ditambahkan Kahfi, semenjak PT SMM beroperasi. lapangan pekerjaan baru terbuka, warga disekitar pabrik, baik dari Pelawan Jaya, Payo Lebar dan Bukit Tigo sudah banyak yang bisa bekerja.

“Jujur, selama ini kami yang tidak punya pekerjaan dan penghasilan tetap, semenjak ada pabrik bisa mendapat penghasilan untuk menafkahi keluarga kami,” sebutnya.

“Semenjak oprasional pabrik PT SMM ditutup sementara, kami kehilangan penghasilan. ini mempengaruhi ekonomi kehidupan keluarga kami, kami tidak punya penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, biaya anak Sekolah, bahkan untuk beli token listrik pun kami kesulitan.” Sambung Kahfi. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *