Example 468x60
BeritaDaerahDesa MembangunEkonomi & Bisnis

Warga Keluhkan Debu Proyek Pembangunan Jalan Pelawan Jaya – Desa Batu Putih

823
×

Warga Keluhkan Debu Proyek Pembangunan Jalan Pelawan Jaya – Desa Batu Putih

Sebarkan artikel ini
SAROLANGUN – Sempat viral di media sosial, debu tebal yang berasal dari material timbunan proyek peningkatan jalan poros dari Desa Pelawan Jaya menuju Desa Batu Putih Kecamatan Pelawan dikeluhkan warga.
Dari postingan akun Facebook Bembenk Parabola berberapa waktu lalu, dirinya mempertanyakan tindaklanjut dari pihak kontraktor pelaksanaan untuk mengatasi debu yang berasal dari material agregat kelas A yang dihampar di sepanjang ruas jalan tersebut.
“Perihal debu yang belum juga ada tindak lanjut hingga saat ini,,kesehatan di pertaruhkan terkhusus untuk anak anak,,apakah standar perusahaan sudah benar benar di jalankan,,? apakah kita masyarakat akan terus menjadi penikmat debu untuk beberapa bulan ke depan,,? mari sama sama kita fikirkan.” tulis Bembenk Parabola yang mendapat beragam komentar dari nitizen.
Mereka mengeluhkan debu tebal yang disebabkan material proyek yang mengangu para pengguna jalan yang melintas, yang dikwahtirkan dapat menyebabkan kecelakaan terutama anak bagi sekolah.
Selain menggangu penglihatan dan pernapasan, rumah-rumah dan warung makanan disepanjang ruas jalan yang sedang tahap pengkerasan tersebut. juga turut terdampak debu tebal yang beterbangan.
Terkait keluhan warga tersebut. Najasri, salah seorang permerhati Sosial di kabupaten Sarolangun, berharap pihak kontraktor pelaksana kegiatan tidak semata mengejar progres, dampak dari proses kegiatan terhadap penguna jalan dan warga sekitar lokasi kegiatan juga diperhatikan.
“Semestinya, dilakukan penyiraman air mengunakan mobil water, agar debunya tidak mengangu penguna jalan. kalau bicara azas manfaat tentunya pembangunan jalan itu sangat penting untuk memperlancar mobilisasi masyarakat,”ujar ketua LSM JPKP Kabupaten Sarolangun itu.
Dirinya pun berharap, proyek peningkatan jalan poros menuju Eks Trans Singkut 7 yang meliputi Desa Batu Putih, Pematang Kolim dan Desa Mekar Sari dikerjakan sesuai standar mutu, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat dalam waktu lama.
“Kita berharap kegiatan pengaspalan di tiga lokasi menuju Singkut 7 hasilnya bagus.” harapnya.
Sementara itu, dari pantauan awak media di lapangan pada Rabu (29/10/2025) terlihat ruas jalan yang berdebu sudah dilakukan penyiraman air oleh pihak pelaksana, namun hingga berita ini diterbitkan. Belum diketahui nama kontraktor pelaksana maupun jumlah pagu anggaran, karena tidak ditemukan papan plang informasi kegiatan. (Chairul Botax)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *