Ini Penyebab Keterlambatan Proyek Di Dinas PUPR Sarolangun
Sebarkan artikel ini
SAROLANGUN – Memasuki akhir bulan Agustus 2025, namun proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun belum berjalan atau mengalami keterlambatan pelaksanaan.
Saat mengkonfirmasi Kepala Dinas PUPR Sarolangun, Arief Hamdani melalui Kabid Bina Marga, Muhammad Aulia mengatakan salah satu faktor penyebab keterlambatan ini adalah terkait efisiensi anggaran diawal tahun 2025.
“Kendalanya tahun ini kita adanya efisiensi hingga adanya penundaan proses pengadaan barang dan jasa guna penyesuaian,” ujarnya.
Selain faktor Efisiensi Anggaran, faktor lain seperti menunggu produk dari pihak konsultan yang selanjutnya direvisi dan direview terlebih dahulu sehingga produk tersebut membutuhkan waktu dalam penyesuaiannya.
“Selain itu terkadang kita tidak tahu kendala di lapangan saat konsultan survei. Ada produk namun nilainya tidak sesuai, sehingga akan dialihkan ke tempat lain namun didalam desa tersebut, dan begitu pula sebaliknya,”papar Muhammad Aulia.
Meski sedikit terlambat, namun dirinya yakin semua proyek di Dinas PUPR Sarolangun akan berjalan dengan baik dan tepat waktu, karena menurutnya proyek tahun 2025 tidak terlalu kompleks.
“Saat ini sedang tayang dan pekerjaan yang ada tidak terlalu kompleks. Paling ada 3 tender, yang dipastikan awal bulan depan sudah selesai dan bisa berjalan. Yang pasti kita yakin semua tepat waktu,”tambahnya.
Untuk pekerjaan khususnya di bidang Bina Marga Dinas PUPR Sarolangun sendiri pada tahun 2025 ini, pekerjaan tender ada sebanyak 3 pekerjaan dan untuk PL sebanyak 25 pekerjaan. (Din)