SAROLANGUN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP3A) dalam mengaplikasikan pembangunan yang responsive gender cukup kuat.
Hal ini dibuktikan dengan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan Dibidang Politik, Hukum, Sosial Dan Ekonomi Kabupaten Sarolangun, yang diadakan di Aula Kantor Lurah Sukasari, Selasa (29/7/2025).
Kegiatan yang dibuka oleh Kadis DP3A Sarolangun, Yudis Kenromora, S.STP turut dihadir Lurah Sukasari Findra Utama,S.IP, Anggota DPRD Sarolangun Fatimah, Kabid Kesetaraan Gender DP3A Rini dan di ikuti oleh ibu – ibu selaku peserta.
Dalam sambutannya, Yudis Kenromora mengatakan, secara konseptual rencana strategis telah mengakui dan menetapkan nilai dan issu gender sebagai bagian dari pembangunan.
Dimana saat ini adanya realita ketidakadilan terhadap kaum perempuan yang mengakibatkan kaum perempuan menjadi serba tertinggal dan terbelakang (tidak berdaya).
Bahkan adanya sikap dan tindakan diskriminatif terhadap perempuan sebagai jenis kelamin yang lebih rendah dibandingkan laki-laki, sehingga mengakibatkan kaum perempuan harus mengalami hambatan perkembangan dalam berbagai bidang kehidupan.
” Maka disinilah peran dan komitmen pemerintah dibutuhkan dengan pemberdayaan perempuan agar dapat memiliki akses dalam pembangunan,” ucapnya.
Sinergi dan kemitraan program pemberdayaan perempuan sebagai implementasi dari tujuan Pembangunan berkelanjutan (SDG’s) pada tujuan ke 5 adalah mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan.
” Tujuan dari kegiatan kita hari ini guna meningkatkan pengetahuan tentang konsepsi gender, meningkatkan peran perempuan dalam perencanaan dan penganggaran responsif gender; penguatan komitmen, sinergi, dan keterlibatan perempuan dalam pembangunan,” bebernya.(Din)












