Example 468x60
BeritaDaerahDesa MembangunEkonomi & Bisnis

Sikapi Keluhan Warga, Kepala Perumda TSB Turun Dan Cek Ke Lapangan

1415
×

Sikapi Keluhan Warga, Kepala Perumda TSB Turun Dan Cek Ke Lapangan

Sebarkan artikel ini

 

SAROLANGUN – Dalam rangka menyikapi laporan warga Desa Pulao Aro, Kecamatan Pelawan terkait distribusi air bersih Perumda Tirta Sako Batuah (TSB) Sarolangun yang kondisinya dikeluhkan warga.

Kepala Perumda Air Minum Tirta Sako Batuah (TSB) Kabupaten Sarolangun, Mulyadi turun langsung ke lapangan guna mengecek dan mencari tahu penyebab dari masalah tersebut, pada Kamis (24/7/2025).

Dalam pengecekan ke lapangan tersebut, Mulyadi bersama staf mengecek intake (sumber air baku) desa Pulau Aro, dan ditemukan apa yang menjadi penyebab dari kondisi air yang dikeluhan warga.

“Ternyata intake Pulau Aro mengalami kekeringan dikarenakan kondisi air baku yang semakin hari semakin surut dan keruh tinggal lumpur dan pasir,” ucap Mulyadi.

Selain kondisi sumber air baku yang mengalami kekeringan karena cuaca panas, pihak Perumda TSB Sarolangun juga menemukan penyebab lain, yaitu ada pengalihan sungai atau bedah sungai di desa Pulau Aro.

“Selain mengalami kekeringan karena cuaca, ternyata penyebab lain adanya bedah sungai,” ujarnya.

Dengan kondisi intake Perumda TSB di Desa Pulau Aro yang mengalami kekeringan dana dua penyebab tersebut, maka akan berdampak terhadap pasokan air untuk wilayah Kecamatan Singkut, dan sebagian wilayah Kecamatan Pelawan.

“Kita akan berkoordinasi dengan tim teknis Perumda TSB dan Pemda untuk mencari solusi. Terutama terkait pengalihan sungai atau bedah sungai yang kita belum tahu mengapa hal itu dilakukan, sehingga Intake kita kering,” beberapa Mulyadi.

Tak hanya intake Pulao Aro yang mengalami kekeringan, intake di wilayah Gunung Kembang juga mulai mengalami kekeringan yang berdampak pada pasokan air untuk wilayah Kelurahan Pasar seperti Pasar Atas, Parak Ubi dan sekitarnya, serta wilayah Kelurahan Gunung Kembang dan Sarkam.

“Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat dengan kondisi saat ini untuk bisa berhemat air. Serta kami juga akan mencari langkah-langkah yang akan diambil sehingga pasokan air bersih Perumda TSB bisa kembali normal,” tutup Mulyadi. (Din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *