Example 468x60
AdvetorialBerita

Puluhan Lansia Sarolangun Dapatkan Bimbingan Fisik Mental Spiritual dan Sosial

1140
×

Puluhan Lansia Sarolangun Dapatkan Bimbingan Fisik Mental Spiritual dan Sosial

Sebarkan artikel ini

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Sosial melaksanakan kegiatan Sosialisasi Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual Sosial bagi lansia, Kamis (24/7/2025) di Saoenk Bang Raja Kelurahan Sukasari.

Sosialisasi ini dibuka oleh Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika didampingi Kepala Dinas Sosial Sarolangun, Helmi dan dihadiri Staf Ahli Bupati ,Juddin, Lurah, Kepala Desa dan masyarakat lansia.

Kadis Sosial Sarolangun, Helmi dalam laporannya mengatakan jika sosialisasi bimbingan fisik, mental, spiritual dan sosial bagi lansia ini bertujuan sebagai bentuk perlindungan bagi lansia khususnya di Kabupaten Sarolangun.

“Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Sosial (Permensos) nomor 19 tahun 2012 tentang lanjut usia (lansia) dan Permensos Nomor 5 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia,” kata Helmi.

Untuk Kabupaten Sarolangun sendiri jumlah Lanjut Usia (lansia) sesuai data ada sebanyak 5239 orang, yang mana tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama dalam memberikan bimbingan fisik, mental,spiritual dan sosial.

“Dalam sosialisasi kali ini ada sebanyak 61 orang lansia sebagai peserta,” singkat Helmi.

Sementara Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika dalam sambutannya menyampaikan pentingnya mengenali dan menggali sumber potensi diri yang dimiliki oleh PMKS atau para lansia, karena sebagai prasyarat yang mendukung seseorang untuk mencapai cita-cita yang akan diinginkan.

“Potensi diri tidak hanya kecerdasan intelektual saja. Tetapi juga, kemampuan untuk memotivasi diri sendiri agar mau berubah dan dapat menolong dirinya sendiri dari segi mental spiritualnya,” ucapnya.

Selain itu, bahwa dalam hidup ini harus ada keseimbangan antara kemampuan intelektual, mental, dan spiritual, serta fisik yang kuat, sehingga para lansia mampu membentengi setiap tindakan dan perilaku yang nantinya akan melahirkan pribadi yang berakhlak, kepribadian yang sehat dan bertanggungjawab.(Din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *