Example 468x60
BeritaDaerahDesa MembangunEkonomi & BisnisPariwisataPendidikan

Tingkatkan Ekonomi Kreatif di Masyarakat, Bupati Buka Pelatihan Anyaman Bambu

1149
×

Tingkatkan Ekonomi Kreatif di Masyarakat, Bupati Buka Pelatihan Anyaman Bambu

Sebarkan artikel ini

 

SAROLANGUN – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sarolangun, pada Kamis (19/06/2025) kemarin menggelar pelatihan Ekonomi Kreatif (Ekraf) anyaman bambu yang dibuka langsung oleh Bupati Sarolangun H.Hurmin di aula Hotel Golden Sarolangun.
Dalam arahannya Bupati Sarolangun, H.Hurmin menyebutkan pentingnya mengikuti pelatihan ekonomi kreatif ini dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan daya saing daerah.
”Melalui kegiatan ini, saya berharap kita semua dapat menggali dan mengembangkan serta memanfaatkan potensi bambu menjadi produk yang bernilai tinggi,”haralnya.
Disamping bambu sebagai salah satu sumber daya alam yang banyak dimiliki Kabupaten Sarolangun, tambahnya, bambu juga bukan hanya sekedar tanaman tetapi juga sumber inspirasi dan penghidupan masyarakat. Pada kesempatan itu,  H Hurmin juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, berani berinovasi dan berwirausaha.
”Saya juga menyampaikan terima kasih kepada para nara sumber yang telah berkenan membagi ilmu. Dalam kesempatan ini, jadi apapun kegiatan harus kita ikuti serius, apalagi ini telah difasilitasi, maka harus diikuti betul,” imbuhnya.
Sementara itu, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Sarolangun yang menunjukkan keseriusan kepala daerah dalam memajukan ekonomi kreatif lokal dengan sumber bahan berbasis lokal, seperti dari bahan bambu yang tentunya banyak ditemukan di wilayah desa-desa.
”Mudah-mudahan berawal dari ini nanti semua sektor lini ekonomi kreatif bisa tumbuh kembang dan maju di Kabupaten Sarolangun. Ekonomi Kreatif dibawah Disparpora ini merupakan pertama kami dilaksanakan, sebelumnya dilaksanakan Disperindagkop, ada sekitar 3 ribuan UMKM yang ada di Kabupaten Sarolangun termasuk salah satunya ekonomi kreatif,” bebernya.
Tak kalah pentingnya menurut Suryadi,  kegiatan ini dalam pelaksanaan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun menuju Sarolangun MAJU terutama misi yang keempat dalam peningkatan ekonomi kreatif.
Diketahui kegiatan ini diikuti sebanyak 50 orang peserta yang ada diantaranya merupakan warga suku anak dalam, bernama Antoni dan Zaini, mereka sudah membuat produk-produk dari bambu berupa cangkir
”Adapun target dari pelaksanaan ini kita membuat anyaman bambu seperti kotak tisu, asbak rokok, vas bunga, kapal, dan lain-lain. Pelaksanaan dilaksanakan selama dua hari dan kedepan kami akan turun langsung ke desa-desa, dalam membina tenaga-tenaga yang terampil di bidang ekonomi kreatif,” tambahnya.
Hadir sebagai nara sumber dalam kegiatan ini Ketua Aliansi Ekonomi Kreatif Provinsi Jambi Berlian Sentosa, Pimpinan Bank Jambi Cabang Sarolangun M Ridwan,  dan pengrajin anyaman bambu Sarolangun Muksin.
Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Disparpora Sarolangun Zulhitmi, Kabid Kepariwisataan Ita Safitri, Kabid Olahraga Abi Mas’ud, Kabid Kepemudaan Hamdiah, Camat CNG Marhasan, jajaran OPD terkait, jajaran staf Disparpora Sarolangun dan para peserta pelatihan Ekraf. (Ang/Rul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *