Penemuan Mayat Tergantung Diatas Pohon Karet Membuat Heboh Warga Semaran Pauh
Sebarkan artikel ini
SAROLANGUN – Penemuan mayat dengan kondisi yang sangat memprihatinkan terjadi diwilayah Desa Semaran Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun ,Rabu (9/10 /2024) .
Sontak membuat heboh masyarakat diwilayah Kecamatan Pauh ,dengan penemuan mayat dalam posisi gantung diri .Kapolsek Pauh IPTU Afandi Anora SH bersama Wakapolsek beserta personilnya begitu mendapat informasi dari masyarakat setempat,langsung bergerak cepat kelokasi Tempat Kejadian Pekara ( TKP).
Kapolres Sarolangun AKBP Budi Prasetya, S.IK melalui Kasi Humas IPTU Rindradi dalam keterangan terkait kejadian penemuan mayat tersebut .Dengan lugas mengungkapkan kronologis kejadian penemuan mayat itu.
Kapolsek Pauh begitu mendapat laporan dari warganya, bahwa ada penemuan mayat tergantung di atas pohon karet.Bersama personil Polsek Pauh langsung berkoordinasi dengan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Sarolangun, dibantu Babinsa, Tim Resque dan masyarakat setempat.
” Menurunkan mayat yang tergantung menggunakan kain panjang diatas pohon Karet setinggi kurang lebih 7 Meter” katanya.
Rindradi melanjutkan bahwa identitas korban gantung diri diketahu dari keterangan keluarga korban adalah Mat Yansori berumur 40 tahun, berjenis kelamin Laki-laki, Warga Desa Semaran Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun.
” Sebelumnya korban dilaporkan hilang oleh keluarganya, kemudian dilakukan pencarian, korban ditemukan tidak jauh dari rumahnya di RT. 08 Desa Semaran .Tepatnya dibelakang rumahnya jaraknya kurang lebih 50 meter dari rumah korban” sambungnya.
Kasi Humas kembali membeberkan motif korban melakukan bunuh diri masih didalami oleh penyidik Polsek Pauh.
“Kita belum berani menyimpulkan motifnya, namun untuk sementara diduga ada permasalahan keluarga, Pihak Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban” Tutup IPTU Rindradi( Chairul)