SAROLANGUN — Ketua DPRD Sarolangun, Ahmad Jani, pada Minggu (15/03/2026) saat menghadiri buka bersama yang digelar DPC PPP Kabupaten Sarolangun di Kantor DPC PPP di Komplek Perkantoran Gunung Kembang Sarolangun meminta masyarakat memahami dampak efesiensi pemerintah pusat terhadap keuangan daerah.
Di hadapan puluhan pengurus dan kader PPP, dirinya menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat tentu berdampak signifikan pada penurunan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sarolangun tahun 2026.
Penurunan tersebut memaksa Pemerintah Kabupaten Sarolangun lebih selektif dalam menyusun program pembelanjaan. Kondisi ini pun berimbas langsung pada alokasi anggaran operasional dan program kerja di lembaga legislatif, kendati demikian pihak legislatif tetap bekerja untuk kepentingan masyarakat. salah satu prodak yang telah disahkan pada awal tahun 2026 ini yaitu Perda Pesantren.
“Kebijakan efesiensi ini tentu sangat berdampak bagi Daerah, pada kesempatan ini kami berharap masyarakat bisa memahami kondisi keuangan daerah kito. DPRD bekerja untuk rakyat, Bupati juga bekerja untuk rakyat. namun jika tidak ada anggaran apa yang ingin dilaksanakan,” ujarnya.
Ditambahkannya, terkait aspirasi masyarakat yang disampaikan sewaktu reses juga mengalami pengurangan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. bahkan informasi terakhir gaji dan tunjangan DPRD juga akan dipangkas.
“Efisiensi ini adalah buntut kebijakan pusat yang diturunkan ke daerah. Pemerintah daerah mau tidak mau harus memutar otak agar pelayanan publik tetap berjalan prima di tengah keterbatasan tersebut, muda-mudahan kondisi ini segera berakhir” kaya politisi PPP itu.
Pada kesempatan itu, dirinya juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang banyak mengalami kerusakan namun ia juga meminta masyarakat untuk bersabar dan memahami kondisi keuangan daerah.
Hadir dalam kegiatan buka bersama tersebut diantaranya Ketua DPC PPP Kabupaten Sarolangun Erick Abdullah S.Ag, beserta pengurus partai PPP, Ketua PAC se-kabuoaten Sarolangun kemudian Budi Handoko (ketua fraksi PPP) Hj Fatimah (fraksi PPP) Fazin Hisabi (fraksi PPP) Nurdin (fraksi PPP) DPRD Sarolangun. (Ang)












