SAROLANGUN POST – Luar biasa perjuangan Tim Macan Pseko Polres Sarolangun dalam meringkus pelaku aksi kekerasan terhadap dua anggota Polri dan Security .Dua anggota Polri bersama Security saat itu sedangan melaksanakan patroli di areal PT Agrindo .
Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H melalui Kasat Reskrim AKP Yosua Adrian,STK, SIK dalam keterangnya kepada awak media ,Senin 10 November 2025.
Secara tegas menyebutkan dalam pengusutan kasus tersebut, Tim Opsnal Macan Pseko Sat Reskrim Polres Sarolangun berhasil menangkap pelaku yang bernama I.G. (41 tahun) asal Desa Rantau Tenang, Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi .
“Kejadian terjadi pada saat Korban bersama rekan kerjanya dan 4 orang Security dari PT Agrindo melaksanakan patroli di area perkebunan Kelapa sawit dengan mengunakan kendaraan bermotor” terang Kasat
Sesampainya di Divisi Pelasma PT. Agrindo , Korban bersama dengan security melihat beberapa orang sedang membawa TBS (Tandan Buah segar) kelapa sawit dengan mengunakan sepeda motor diduga hasil curian dari PT. Agrindo.
Setelah itu pelapor bersama dengan Security yang lain menegur agar tidak melakukan pencurian di PT Agrindo tersebut, setelah itu orang yang diduga mengambil buah, melanjutkan perjalanan.
Kemudian salah satu pelaku terjatuh dan masuk kedalam parit, lalu pelaku yang terjatuh mengatakan dengan rekan-rekan pelaku jatuh karena polisi ini . Setelah itu rekan pelaku yang lain terprofokasi sehingga mendatangi dan mengerumuni pelapor dan security yang melaksanakan patroli sambil membawa parang dan tojok.
“Maka terjadilah cekcok mulut kemudian ada yang menendang dan menarik narik senjata api yang digunakan oleh Korban untuk melakukan pengamanan. Setelah itu pelapor dan security yang lain mundur dan kembali ke kantor PT. Agrindo atas kejadian tersebut pelapor melaporkan ke Polres Sarolangun” tegasnya .
Lanjut AKP Yosua Adrian, penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku terjadi ketika aparat Kepolisian dari Polres Sarolangun menegur pelaku yang diduga melakukan pencurian buah sawit.
Dalam pelaksanaanya, aparat keamanan telah memberikan kesempatan agar tidak mengulangi perbuatannya.Namun pelaku tersebut tidak menghiraukan dan pergi meninggalkan aparat yang melaksanakan patroli, dan tidak jauh dari lokasi pelaku terjatuh dan masuk kedalam Parit Sawit
Dalam aksi keributan tersebut diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap personil Polri yang tengah melaksanakan tugas pengamanan di daerah area pengamanan.
“Sehingga pelaku tersebut diamankan oleh petugas Macan Pseko Polres Sarolangun dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tutur AKP Yosua Adrian
Atas perbuatan itu, pelaku dijerat dengan pasal tindak pidana melakukan kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugasnya sebagaimana di maksud dalam rumusan Pasal 211 atau 214 KUHP.
“Dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun. Sementara itu, Pasal 214 (ayat 1) menetapkan hukuman penjara maksimal 7 tahun.Adapun pelaku saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut” pungkasnya ( Chairul Botax)












