Example 468x60
BeritaDaerahDesa MembangunEkonomi & BisnisHukum & Kriminal

Pamapta Polres Sarolangun Gerak Cepat Evakuasi Pemuda Gantung Diri di Sri Pelayang

443
×

Pamapta Polres Sarolangun Gerak Cepat Evakuasi Pemuda Gantung Diri di Sri Pelayang

Sebarkan artikel ini

 

SAROLANGUN – Mendapat laporan terkait adanya seorang pria yang mengantung diri di lingkungan Sri Pelayang Kelurahan  Serkam Kecamatan  Sarolangun.

Personil gabungan dari Pamapta dan Reskrim Polres Sarolangun bersama Polsek Sarolangun langsung bergerak cepat .Menuju tempat kejadian perkara (TKP) di garasi bengkel Andi Variasi pada Rabu (05/11/2025) malam.

Saat petugas Kepolisian tiba di TKP sekira pukul 21.30 WIB, situasi sudah kondusif .Sedangkan korban masih tergantung dengan seutas tali berwarna hijau,langkah selanjutnya  lalu dilakukan dievakuasi untuk mendapatkan pemeriksaan dari tim Inafis Polres Sarolangun bersama tim Dokter.

Diketahui korban berinisial I.A. alias Ante (21) warga Desa Lubuk Kemang Kecamatan  Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan ( Sumsel).

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Yosua Adrian, STK, SIK kepada awak media  membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.10 WIB, dan petugas kemudian  melakukan langkah cepat dengan menurunkan tim dari Pamapta Polres Sarolangun dibantu personel Polsek Kota Sarolangun dan tim Satreskrim untuk mengecek tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar, kami menerima laporan adanya dugaan gantung diri, dengan korban seorang laki-laki berinisial I.A. alias Ante (21), Korban mengalami perdarahan pada otot leher sternokleidomastoid atau bekas jejak tali, ditemukan sperma pada kemaluan korban dan korban belum mengalami lebam mayat (livor mortis),” terang Kasat Reskrim.

Dikatakan AKP Yosua, setalah dilakukan evaluasi terhadap korban, pihak kepolisian selanjutnya mengumpulkan barang bukti (BB). Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum terhadap korban sehingga dilakukan membuat berita acara penolakan yang disaksikan oleh Kades Lubuk Kemang.

“Kami masih mengidentifikasi serta menelusuri apakah kasus ini terkait konflik pribadi atau motif lain,” tambah AKP Yosua.

.“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, percayakan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *