Example 468x60
BeritaDaerahDesa Membangun

Program Dokter Maju dan Pak Kades Jadi Rujukan Peserta PKA Dari Kota Lubuk Linggau

1072
×

Program Dokter Maju dan Pak Kades Jadi Rujukan Peserta PKA Dari Kota Lubuk Linggau

Sebarkan artikel ini

 

SAROLANGUN – Sebanyak 33 Orang peserta studi lapangan kinerja organisasi pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan IV tahun 2025 yang berasal dari Kota Lubuk Linggau (Sum-Sel) sambangi Kabupaten Sarolangun.

Kedatangan rombongan yang diketuai oleh Sekda Kota Lubuk Linggau, Trisko Defriyansa. disambut langsung oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika SE, di ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun pada Kamis (02/10/2025)

Dalam sambutannya Trisko Defriyansa menyebutkan ada dua alasan dipilihnya Kabupaten Sarolangun menjadi lokus studi lapangan peserta PKA. pertama adanya MoU antara BKSDM dua daerah sejak tahun 2012 lalu, kedua Pemkot Lubuklinggau melihat dari berberapa Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi. Kabupaten Sarolangun merupakan salah satu pelayanan publik dengan kategori terbaik.

Dalam kesempatan itu, Trisko Defriyansa, memuji dua program Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sarolangun yaitu program Dokter Maju dan Pak Kades.

“Nanti para peserta studi lapangan PKA ini akan mengunjungi dua Dinas di Kabupaten Sarolangun yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Dukcapil,” sebutnya.

“Program Dokter Maju dan Pak Kades ini nantinya akan menjadi pembelajaran di lapangan bagi peserta PKA, bagaimana sistem ini bisa berjalan, aspek regulasinya, aspek standar pelayanannya termasuk prosedurnya. sehingga pelayanan masyarakat lebih cepat dan hemat biaya.” ungkap Trisko Defriyansa, sembari mengucapkan terimakasih atas sambutan hangat Pemkab Sarolangun terhadap peserta PKA dari Kota Lubuk Linggau.

Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika SE, dalam sambutannya memperkenalkan Kabupaten Sarolangun secara umum, mulai dari luas wilayah, jumlah penduduk, jumlah kecamatan dan desa, termasuk potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Kabupaten Sarolangun.

Ia juga memaparkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sarolangun 2025–2029 yang diselaraskan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun yaitu “Sarolangun Maju”

“Dalam Visi Sarolangun Maju dijabarkan dalam 5 misi pembangunan utama diantaranya Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial, Mewujudkan nilai-nilai keagamaan, keluhuran adat istiadat, serta memperkuat kepemudaan, Meningkatkan infrastruktur pelayanan publik yang merata dan berkualitas, Membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal dengan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, dan Mewujudkan budaya birokrasi yang berakhlak, cepat tanggap, dan berorientasi pada pelayanan publik,” terang Gerry Trisatwika.

Ditambahkannya, bahwa program Dokter Maju dan Pak Kades merupakan penjabaran dari misi pembangunan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial kepada masyarakat yang juga tertuang dalam 7 program unggulan Visi Sarolangun Maju.

“Program Dokter Maju adalah program prioritas yang bertujuan memberikan layanan kesehatan gratis dan menyentuh langsung masyarakat rentan melalui kunjungan ke rumah warga oleh tim dokter maju. sedangkan layanan Pak Kades adalah inovasi berbasis digital untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan administrasi kependudukan didesa.” papar Wakil Bupati Sarolangun itu. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *