SAROLANGUN – Terkait adanya protes dari beberapa orang yang tidak lulus dalam rekrutmen PPPK Kabupaten Sarolangun Tahun 2024 lalu. Yang mana diduga adanya kecurangan dan pelanggaran dalam penentuan kelulusan.
Bupati Sarolangun H.Hurmin menegaskan jika akan mempelajari dan menyelidiki terlebih dahulu seperti apa kronologis sehingga beberapa honorer Pemkab Sarolangun tersebut tidak lulus.
“Kita sudah tahu, dan akan mempelajari dan menyelidiki dahulu,” ujar H.Hurmin.
Tentunya dalam menentukan kelulusan PPPK ini sudah melalui proses seleksi dan barulah dikeluarkan dan diumumkannya hasil dari seleksi tersebut.
“Permasalahan ini baru indikasi, kita akan panggil instansi terkait dan pak sekda, jika nanti terbukti barulah kita proses sesuai dengan aturan,” katanya.
Penyelidikan yang akan dilakukan oleh Bupati Sarolangun H Hurmin tersebut sebagai bentuk respons atas protes dan kekhawatiran yang muncul dari peserta yang tidak lulus,serta untuk menjaga integritas proses rekrutmen PPPK Kabupaten Sarolangun.
“Yang pasti kita akan mengevaluasi kembali hasil seleksi dan menindaklanjuti protes dan laporan tersebut sehingga memberikan kejelasan dan solusi atas permasalahan yang muncul sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap sistem rekrutmen PPPK Sarolangun,” singkat H.Hurmin. (Din)












