SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun, pada Selasa (15/07/2025) bertempat diaula Hotel Nafiti. menggelar Sosialisasi dan Penguatan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dan Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Kegiatan DAK Fisik Air Minum tahun 2025.
Acara yang dibuka oleh Staf Ahli Bupati Sarolangun Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H.Muhammad. itu dihadiri oleh Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas LH, Kepala Dinas PU-PR, Kepala Dinas BPKAD, Kabid Penataan Ruang, Para Lurah, Ketua APDESI Kabupaten Sarolangun serta para Kelapa Desa se-Kabupaten Sarolangun.
Dalam Sambutannya, Kabid Cipta karya Anzala Nopiyanti ST. mengatakan mengatakan bahwa Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan implementasi dari rencana kegiatan yang telah disusun pada tahap penyampaian usulan DAK tahun 2024 yang lalu.
“Sesuai dengan Perpres nomor 57 tahun 2024 dan perubahan nya Perpres 21 tahun 2025 tentang juknis DAK bidang air minum tahun 2025, tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini untuk mensosialisasikan kepada Masyarakat Kabupaten Sarolangun melalui Stakeholder yang terkait, seperti Kepala Desa, Pimpinan OPD yang bersentuhan langsung dalam Proses Pelaksanaan kegiatan DAK tersebut.” Sampainya.
Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun Arif Hamdani ST dalam Sambutannya, menyebutkan bahwa kegiatan sosialisasi dilatarbelakangi oleh banyaknya fasilitas yang di bangun oleh Pemerintah khususnya oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui dinas PUPR kabupaten Sarolangun yang tidak berfungsi dan akhirnya terbengkalai dan tidak bisa dimanfaatkan.
Hal tersebut menurutnya, disebarkan TSL, KKM maupun KSM yang belum profesional dalam pengelolaan dan juga dikarenakan SDM yang belum memadai, serta tingkat kesadaran masyarakat masih rendah akan pentingnya sarana air minum dan sanitasi yang terbangun.
“Pada tahun 2025 ini Dinas PU dan Penataan Ruang melalui bidang Cipta Karya akan melaksanakan kegiatan pembangunan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) di Desa 15 dengan sumber pendanaan DAK (Dana Alokasi Khusus) fisik bidang air minum tahun 2025 dengan target output, yaitu tersalurnya air bersih yang layak dan aman sebanyak 1.132 sambungan baru kepada masyarakat penerima manfaat,” Sebutnya.
Ditambahkannya,” Untuk 15 lokasi ini diberikan anggaran sebesar Rp 9.000.042.88.000. yang dilaksanakan secara swakelola tipe 4 dimana pelaksananya adalah kelompok masyarakat yang telah dibentuk dan di SK kan oleh Kepala Desa di Masing masing Desa.” Tambahnya.
Berikut 15 lokasi yang menjadi kegiatan, Desa Batu Penyabung, Desa Sungai Merah Pematang Kulim, Mekarsari dan Lubuk Sayak, kemudian Desa Pasar Singkut, Perdamaian, Sedang Sari dan Siliwangi kemudian Desa Taman Dewa, Desa Petiduran Baru dan Suka Maju, kemudian Desa Mentawa Baru, Pematang Kabau dan Bukit Suban. (Ang)












