Example 468x60
BeritaDaerahDesa MembangunPendidikan

Kadisdikbud Sarolangun Minta MPLS Ramah Dipraktikan di Setiap Sekolah

1560
×

Kadisdikbud Sarolangun Minta MPLS Ramah Dipraktikan di Setiap Sekolah

Sebarkan artikel ini

 

SAROLANGUN POST  – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan Penguatan Transisi PAUD ke SD sekaligus Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2025, yang dipusatkan di SDN 57 Sungai Benteng, Kecamatan Singkut pada Senin (14/07/2025).

Kegiatan yang dibuka oleh Pj Sekda Sarolangun Ir. Dedy Hendry, M.Si, Mewakili Bupati Sarolangun. dihadiri Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Sarolangun, Ny. Hj. Risha Fitria Hurmin, Wakil Ketua 1 TP PKK Sarolangun, Ny. Ratna Shafira Nafitri Rolan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun, Drs. H. Arsyad, S.E., M.Si, Asisten III Sarolangun, Hazrian, S.E., M.Si, Camat Singkut Drs.M.Dahlan, Anggota DPRD Kabupaten Sarolangun Dapil 3 Nurdin dan Riki Anggriawan A.Md, Kades se-Kecamtan Singkut, para Kepala Sekolah, Guru dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun, Drs. H. Arsyad, S.E., M.Si. menekankan bahwa pada tahap awal masuk SD, anak-anak tidak boleh dipaksa belajar secara formal.lingkungan Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan, penuh permainan yang mendidik, serta mendorong rasa ingin tahu alami anak.

“Bapak dan ibu guru, mari kita dampingi anak-anak dengan pendekatan GAMA (Gembira, Aktif, dan Menyenangkan) Bermain adalah bagian penting dari proses belajar di usia dini. jangan memaksakan anak menguasai materi akademik sejak hari pertama, bangun kedekatan emosional terlebih dahulu,” Ungkap H.Arsyad.

Pada kesempatan itu, Kadisdikbud Sarolangun itu, mengatakan jika program Transisi PAUD-SD sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan pengalaman pertama sekolah yang positif, aman, dan menyenangkan sehingga diharapkan seluruh satuan pendidikan dapat mengimplementasikannya secara optimal selama MPLS ramah dan menyenangkan.

“Melalui MPLS ramah ini, diharapkan praktiknya dapat dilaksanakan di setiap Sekolah untuk menciptakan sistem Pendidikan yang benar-benar berpihak pada anak” Tutupnya. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *