Example 468x60
BeritaDaerahDesa MembangunEkonomi & Bisnis

Sukses Paparkan Strategi Perencanaan di Pusat, Dinkes Sarolangun Dapat Apresiasi Tiga Kementerian

757
×

Sukses Paparkan Strategi Perencanaan di Pusat, Dinkes Sarolangun Dapat Apresiasi Tiga Kementerian

Sebarkan artikel ini

 

SAROLANGUN – Dibawah kepemimpinan Bambang Hermanto, SKM., MM., Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun terus bergerak cepat mentransformasi layanan kesehatan publik.

langkah serius ini dibuktikan saat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun melaksanakan pemaparan komprehensif dihadapan tim gabungan tiga kementerian yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dalam rangka evaluasi dokumen perencanaan hasil pendampingan tata kelola program kesehatan daerah.

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun menyampaikan bahwa Indikator Kinerja Utama (IKU), Indikator Kinerja Kunci (IKK) menunjukan tren positif yang nantinya akan di harmonisasi dengan RPJMN dan RIBK untuk Tahun 2027.

“Tim dari tiga Kementerian mengapresiasi program-program kesehatan lintas sektor yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun seperti sukses dalam hal penurunan stunting, cakupan kepesertaan jaminan kesehatan nasional yang telah UHC, Program Dokter Maju yang telah mampu melayani kesehatan sampai ke pelosok wilayah, serta program khitan gratis,” terang Bambang Hermanto saat dibincangi diruang kerjanya pada Rabu (28/10/2026)

Ia menambahkan, pencapaian target strategis dari pelayanan kesehatan yang berkesinambungan secara terintegrasi menjadi momentum krusial bagi jajaran Dinkes untuk memastikan seluruh program ke depan berjalan selaras demi mewujudkan visi “Sarolangun MAJU” (Muda, Agamis, Jujur, dan Unggul) yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun.

“Berdasarkan hasil evaluasi terhadap materi yang dipaparkan, tim penilai dari ketiga kementerian menyatakan bahwa Kadis Kesehatan bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun sukses melaksanakan seluruh aspek yang diminta dan dinilai sangat patuh serta sesuai dengan regulasi dan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Dikatakan Bambang, evaluasi dokumen Rencana Kerja (Renja) Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun dipantau secara ketat melintasi berbagai instansi melalui pengawasan lintas sektoral. Penilaian bersama Kemendagri, Bappenas, dan Kemenkes ini untuk memastikan setiap rupiah anggaran kesehatan dikonversikan menjadi pelayanan yang prima dan merata

“Penilaian ini melibatkan kolaborasi strategis dengan Tim Evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI guna menjamin kesesuaian arah program daerah dengan prioritas nasional,” sebutnya.

“Ini adalah fondasi kuat kami untuk mempercepat pencapaian target strategis, mulai dari pelayanan kesehatan yang berkesinambungan melalui pendekatan promotif (peningkatan kesehatan), preventif (pencegahan penyakit), dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan) secara terintegrasi hingga optimalisasi program inovatif daerah seperti Dokumen Perencanaan Dokter Maju di setiap kecamatan,” sambungnya

Dirinya menyebutkan dengan rampungnya penilaian dokumen perencanaan yang mendapat apresiasi tinggi dari tiga kementerian tersebut, dirinya selaku Kadis Kesehatan Kabupaten Sarolangun siap membawa Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun beserta seluruh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesehatan akan menjadi motor penggerak birokrasi yang responsif, modern, dan akuntabel.

“Tata kelola program yang solid ini diharapkan mampu membawa masyarakat di ‘Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko’ menuju taraf kehidupan yang jauh lebih sehat, mandiri, dan unggul yang terintegrasi dengan program inovatif Bupati H.Hurmin dan Wakil Bupati Gerry Trisatwika yaitu Sarolangun Maju.” tandasnya. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *