SAROLANGUN — Polres Sarolangun telah menyiapkan strategi dan kekuatan pengamanan untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang akan digelar pada 29 Oktober 2026, di 39 desa yang tersebar di 11 kecamatan se-Kabupaten Sarolangun.
Dalam apel gelar pasukan pengamanan yang digelar, Irup Apel Gelar Pasukan PAM Pilkades 2026 ,Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu, S.H secara tegas menyampaikan bahwa hasil pemetaan dan mitigasi kerawanan menunjukkan 11 desa masuk kategori rawan. Sementara 3 desa dinilai sangat rawan, yakni Desa Taman Bandung (Kecamatan Pauh), Desa Meribung (Kecamatan Limun), dan Desa Pulau Aro (Kecamatan Pelawan)).
“Ketiga desa tersebut akan mendapatkan perhatian khusus, penambahan kekuatan, serta pengamanan ekstra guna memastikan proses pemilihan berjalan aman dan lancar” katanya .
Secara keseluruhan, Polres Sarolangun telah menyiapkan 210 personel pengamanan, yang diperkuat oleh unsur TNI, instansi terkait, serta satu peleton personel Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jambi sebagai pasukan Bantuan Komando (BKO).
Pengamanan akan dilakukan secara ketat pada setiap tahapan, yaitu masa kampanye mulai tanggal 21–24 Oktober 2026.Kemudian masa tenang dari tanggal 25–27 Oktober 2026.
Pendistribusian logistik 28 Oktober 2026
,hari pencoblosan 29 Oktober 2026
,pasca pungut hitung suara serta pasca pencoblosan
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan empat hal utama kepada seluruh personel pengamanan .
Pertama, jaga netralitas. Seluruh aparat keamanan wajib bersikap profesional dan tidak berpihak kepada salah satu kontestan. Tugas adalah mengamankan proses, bukan memenangkan salah satu pihak.Kedua, kedepankan pendekatan humanis dan sinergi. Utamakan langkah preemtif dan preventif melalui pendekatan persuasif bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh adat di masing-masing wilayah binaan. Sinergi yang kuat menjadi kunci keberhasilan pengamanan.
Ketiga, lakukan deteksi dini dan respons cepat. Selalu waspada terhadap potensi konflik sekecil apa pun. Segera laporkan dan koordinasikan setiap potensi gangguan sehingga dapat diredam sejak dini.
Keempat, jaga kesehatan dan keselamatan diri. Tugas pengamanan membutuhkan kondisi fisik dan mental yang prima. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Kami dari Polres Sarolangun juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sarolangun untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, menjauhi praktik politik uang serta pelanggaran lainnya, dan memastikan Pilkades Serentak 2026 berjalan damai, jujur, dan bermartabat demi kemajuan desa bersama ” pungkasnya ( Chairul Botax)












