Example 468x60
BeritaDaerahDesa Membangun

Al Musyaiyat SH Resmi Menjabat Plt. Ketua ASKAB PSSI Sarolangun ,Komit Majukan Sepak Bola di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko Kabupaten Sarolangun

479
×

Al Musyaiyat SH Resmi Menjabat Plt. Ketua ASKAB PSSI Sarolangun ,Komit Majukan Sepak Bola di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko Kabupaten Sarolangun

Sebarkan artikel ini

SAROLANGUN — Al Musyaiyat SH  kini resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua ASKAB PSSI Kabupaten Sarolangun, setelah menerima Surat Keputusan (SK) penunjukan langsung dari PSSI Pusat di Jakarta. Penunjukan ini baru berlangsung beberapa hari, tepatnya sekitar 3–4 hari sebelum pertemuan ini, Selasa (06/10/2026).

Dalam pernyataannya, Musayat menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih dalam tahap penerimaan dokumen, termasuk draf kepengurusan terbaru yang mengalami perubahan aturan dari pusat.

“Karena baru menerima SK, saya belum dapat berbuat banyak. Setelah draf diterima, barulah kami menyusun kepengurusan sesuai aturan terbaru,” ujarnya .

Beliau menegaskan prinsip keterbukaan dan kebersamaan  tidak ada istilah menggantikan pengurus lama dengan yang baru. Mereka yang selama ini telah berbakti, aktif, dan ikhlas memajukan sepak bola Sarolangun akan tetap diakomodir dan diprioritaskan. Pengurus baru yang berminat dan berkomitmen tinggi pun akan disambut untuk bergabung, sehingga kekuatan organisasi semakin kokoh.

“Yang sudah baik selama ini, tetap kita pertahankan. Yang perlu dikembangkan, kita majukan bersama. Bukan mengganti, melainkan melengkapi  pengurus lama tetap dihargai, ditambah semangat dan tenaga baru,” tegasnya.

Kepada para pemuda yang memiliki hobi sepak bola, Al Musyaiyat juga mengajak untuk menyalurkan minat dan bakatnya secara terarah melalui ASKAB PSSI Sarolangun. Dengan pembinaan yang tepat, diharapkan muncul bibit atlet berbakat yang selama ini belum terjamah, sehingga sepak bola Sarolangun semakin berkualitas dan berprestasi.

” Saya  berharap dukungan dari seluruh pihak  termasuk dunia usaha dan masyarakat agar sepak bola tidak hanya melahirkan pemain tangguh, tetapi juga generasi muda yang sehat, berprestasi, dan terhindar dari pengaruh negatif” pungkasnya ( Chairul Botax)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *