SAROLANGUN – Berberapa Satuan Kerja (Satker) Instansi Pemerintah di Kabupaten Sarolangun kembali mendapatkan penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bangko, salah satunya adalah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sarolangun.
Penghargaan tersebut diberikan oleh KPPN Bangko kepada BPKAD Sarolangun karena dinilai memiliki Kinerja terbaik dalam pengelolaan dalam pelaksanaan anggaran semester I Tahun 2026 dalam agenda Forum Konsultasi Publik KPPN Bangko pada Rabu (19/08/2026)
Penghargaan tersebut menjadi bukti atas sinergi, koordinasi dan komitmen para mitra kerja KPPN Bangko dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang efektif, transparan dan akuntabel.
Plt Kepala BPKAD Kabupaten Sarolangun, Hj. Maria Susanti, SE, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa sinergi dan koordinasi dalam pengelolaan keuangan daerah terus berjalan dengan baik. Tentunya capaian ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh pihak dalam memastikan pengelolaan dana transfer ke daerah dilaksanakan secara efektif, tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan,” ujar Hj. Maria Susanti.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sarolangun berhasil meraih penghargaan sebagai Mitra Kerja dengan Sinergi dan Koordinasi Pengelolaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Teraktif dan Paling Efektif Semester I Tahun 2026.
Hj. Maria Susanti mengatakan, capaian tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
“Yang paling penting adalah bagaimana pengelolaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Sarolangun. Kita berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menjadi dorongan bagi seluruh perangkat daerah untuk semakin disiplin dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban anggaran.
Pemkab Sarolangun, lanjutnya, akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan KPPN Bangko serta seluruh pihak terkait guna memastikan pengelolaan keuangan berjalan sesuai regulasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berbenah, meningkatkan inovasi dan mempertahankan kinerja yang sudah baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi,” pungkasnya.
Tak hanya Pemkab Sarolangun, sejumlah instansi di Kabupaten Sarolangun juga mencatat prestasi dalam berbagai kategori transaksi serta Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).
Pada kategori transaksi Cash Management System (CMS) dan Kartu Kredit Pemerintah (KKP), BPS Kabupaten Sarolangun meraih peringkat II transaksi CMS. Sementara Balai Taman Nasional Bukit Duabelas Kabupaten Sarolangun berhasil menempati peringkat I transaksi KKP, sedangkan BPS Kabupaten Sarolangun meraih peringkat III transaksi KKP.
Prestasi lainnya diraih MTsN 4 Sarolangun yang berhasil menjadi peringkat I IKPA Terbaik Madrasah.
Kemudian pada kategori IKPA Terbaik Pagu Kecil, Pengadilan Agama Sarolangun meraih peringkat I.
Untuk kategori IKPA Terbaik Pagu Sedang, Pengadilan Agama Sarolangun kembali menunjukkan kinerja terbaik dengan meraih peringkat I, sementara Kejaksaan Negeri Sarolangun berada di peringkat II.
Sedangkan pada kategori IKPA Terbaik Pagu Besar, Lapas Kelas IIB Sarolangun, Lapas Kelas IIB Bangko dan Pengadilan Negeri Bangko sama-sama meraih peringkat I dengan nilai yang sama. Polres Sarolangun turut mencatat prestasi dengan menempati peringkat II. (Adv)












