Example 468x60
BeritaDaerahDesa Membangun

Miris, 10 Desa Absen pada MTQ ke-24 Tingkat Kecamatan Batang Asai

459
×

Miris, 10 Desa Absen pada MTQ ke-24 Tingkat Kecamatan Batang Asai

Sebarkan artikel ini
SAROLANGUN – Absennya 10 Desa pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIV tingkat Kecamatan Batang Asai yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, pada Sabtu (04/07/2026) malam, menjadi perbincangan hangat ribuan pengunjung hadir.
Hal itu terungkap saat Camat Batang Asai Hj.Asmiati, S.Pd.I sekaligus ketua umum panitia pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXIV tingkat Kecamatan Batang Asai menyampaikan laporannya pada acara pembukaan.
Dalam laporannya, Hj Asmiati menyebutkan dari 23 Desa yang ada di wilayah Kecamatan Batang Asai, hanya 13 desa yang mengirimkan kafilah, sedangkan 10 Desa lagi tidak terkonfirmasi alasan mereka tidak mengirim kafilah pada pelaksanaan MTQ ke XXIV tingkat Kecamatan Batang Asai itu.
Sementara itu, tokoh Masyarakat (Tomas) Kecamatan Batang Asai sekaligus anggota DPRD Kabupaten Sarolangun, Tabroni SE, juga menyoroti ketidakhadiran utusan dari 10 desa dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXIV Tingkat Kecamatan Batang Asai tahun 2026 ini.
“Kami sangat menyesalkan, dari 23 desa hanya 13 desa yang mengirimkan peserta. berarti ada 10 desa yang tidak ikut berpartisipasi. padahal kami mengetahui setiap desa sudah memiliki anggaran untuk kegiatan MTQ,” ujar mantan Kades Sungai Salak Baru dua periode itu.
Ia meminta agar persoalan tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah. menurutnya, rendahnya partisipasi desa tidak boleh dianggap sepele karena MTQ merupakan agenda penting dalam syiar Islam sekaligus pembinaan generasi Qurani.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat membuka acara. berharap Camat Batang Asai dapat melakukan pembinaan, sehingga hal serupa tidak perlu terulang.
“MTQ ini kan, kegiatan rutinitas tahunan, saya berharap hal seperti ini tidak perlu terulang pada tahun berikutnya.” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Wabup Gerry Trisatwika juga berpesan kepada para Kades dan Camat Batang Asai agar Program Gerakan masyarakat cinta Masjid, Sholat jumat Subuh keliling dan Gotong-royong dapat terus dilaksanakan.
“Saya berharap program Gerakan Masyarakat Cinta Masjid (Gemastajid Maju) Sholat subuh hari jumat keliling dan Gotong-royong terus dilaksanakan.
Gerakan ini selain bertujuan untuk memakmurkan masjid juga untuk memperat hubungan silaturahmi antara masyarakat dan Pegawai pemerintah hingga ditingkat desa.” tegasnya. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *