Example 468x60
AdvetorialBeritaDaerahDesa Membangun

Sukses Jadi Tuan Rumah MTQ ke-44 Kecamatan Limun, Kades Suka Damai Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Al-Qur’an

741
×

Sukses Jadi Tuan Rumah MTQ ke-44 Kecamatan Limun, Kades Suka Damai Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini

 

SAROLANGUN – Desa Suka Damai sukses menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Kecamatan Limun Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri Bupati Sarolangun H. Hurmin, unsur Forkopimda, pemerintah kecamatan, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Kepala Desa Suka Damai, Sukmi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya MTQ, khususnya kepada Bupati Sarolangun yang berkenan hadir secara langsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sarolangun, Pemerintah Kecamatan Limun, para kepala desa, BPD, panitia penyelenggara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang telah bekerja sama sehingga MTQ ke-44 ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” ujar Sukmi dalam sambutannya.

Menurut Sukmi, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi momentum untuk membangun mental spiritual, akhlak, dan karakter generasi muda. Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan menjadi sumber pengetahuan bagi umat Islam.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak hanya memaknai MTQ sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadikannya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya terjebak pada kemeriahan kegiatan. Mari berlomba-lomba menjadi pribadi yang terbaik, bukan hanya di arena MTQ, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari dengan mengamalkan ajaran Al-Qur’an,” pesannya.

Sukmi berharap pelaksanaan MTQ ke-44 ini mampu melahirkan generasi Qurani yang memiliki kecerdasan intelektual, spiritual, dan moral sebagai bekal membangun masyarakat serta Kabupaten Sarolangun yang religius, damai, dan maju.

Ia juga mengingatkan seluruh dewan hakim dan juri agar menjalankan tugas secara objektif, profesional, dan menjunjung tinggi sportivitas sehingga hasil perlombaan benar-benar melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Kecamatan Limun ke tingkat berikutnya. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *